Neno Warisman: ‘Gerakan Ibu Negeri’ Lahir dari Kegundahan Para Ibu


neno-warisman-1-foto-haikal-ina

Ketua ‘Gerakan Ibu Negeri’ Neno Warisman. (Foto: Haikal/INA)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Gerakan Ibu Negeri (GIN) yang digagas oleh Neno Warisman mengadakan silaturahim bertema “Sambung Rasa dan Cinta GIN” di Rumah Makan Bebek Dower, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Kegiatan itu dalam rangka mengeratkan silaturahim dan menguatkan ikatan ukhuwah, serta melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait Aksi Bela Islam III.

Acara yang dihadiri lebih dari 60 orang ini juga diikuti oleh beberapa kaum Adam, yang biasa disebut sebagai Ayah Negeri, lansir Islamic News Agency (INA), Rabu (30/11).

Dalam acara yang kental nuansa merah putih tersebut, Ketua GIN Neno Warisman, kembali menegaskan, gerakan yang digagasnya bukan gerakan politik. GIN tidak memihak pada partai politik tertentu, tidak memihak pada agama, suku, dan ras tertentu.

“Gerakan ini ditekankan sebagai gerakan moral yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia dan menjunjung tinggi asas Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Bunda Neno, sapaannya.

Bunda Neno menegaskan, ia masih setia sebagai aktivis parenting dan pegiat ketahanan keluarga sebagaimana diketahui selama ini. Ia mengaku tidak tertarik untuk jabatan politik apapun meski kerap ditawarkan oleh beberapa pihak dan partai.

“Gerakan ini murni muncul dari lubuk hati seorang ibu yang gundah akan kondisi negeri yang kian memprihatinkan. Dan sang ibu berusaha untuk mengajak ibu-ibu lainnya untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Reporter: HAIKAL/INA