Kirim 1.000 Ton Bantuan untuk Rohingya, Turki Jadi Negara Pertama Dapat Izin Masuk ke Rakhine

ANKARA (SALAM-ONLINE): Pengiriman bantuan kemanusiaan pertama Turki tiba pada Rabu (6/9) di negara bagian Rakhine (Arakan), Myanmar (Burma), tempat ratusan Muslim Rohingya dibunuh dan hampir 125 ribu lainnya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh dalam dua pekan belakangan, kata Badan Koordinasi dan Bantuan Turki (TIKA).

Paket bantuan darurat 1.000 ton berisi nasi, ikan kering dan pakaian, dikirim ke Kementerian Pelayanan Sosial di Rakhine, menurut pernyataan tersebut.

Bantuan tersebut akan didistribusikan melalui helikopter militer yang berkoordinasi dengan pemerintah negara bagian Rakhine karena ketidakpastian dan masalah keamanan yang berlanjut di wilayah tersebut.

Pemerintah Myanmar pada Selasa (5/9) mengizinkan TIKA untuk mendistribusikan bantuan tersebut kepada Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, menurut juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin.

Kalin mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa izin dari Myanmar tersebut diperoleh beberapa jam setelah diskusi melalui telepon antara Presiden Recep Tayyip Erdogan dengan Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi mengenai pelanggaran hak asasi manusia baru-baru ini di Rakhine.

Baca Juga

Langkah tersebut membuat TIKA menjadi lembaga bantuan pertama yang mendapat izin dari pemerintah Myanmar untuk memasuki wilayah tersebut sejak kekerasan dimulai pada 25 Agustus lalu.

Seorang juru bicara Presiden Erdogan menggambarkan kekerasan terhadap Muslim Rohingya di daerah itu sebagai upaya pemusnahan etnis.

Menurut PBB, 123.600 warga Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh dan puluhan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal akibat kekerasan terakhir. (EZ/Salam-Online)

 Sumber: Anadolu

Baca Juga