Tiga Anggota Knesset Penjajah Zionis Serbu Al-Aqsha

AL-QUDS (SALAM-ONLINE): Tiga anggota parlemen (Knesset) penjajah Zionis “Israel” menyerbu Masjid Al-Aqsha di bawah perlindungan pasukan keamanan bersenjata penjajah tersebut pada Senin (9/7/2018) pagi.

Dari lapangan, jurnalis Ma’annews melaporkan bahwa tiga anggota Knesset penjajah itu masing-masing Shuli Mualem dari Rumah Yahudi—sebuah partai politik sayap kanan Yahudi—Yehuda Glick dan Amir Ohana, keduanya dari Likud—sebuah partai politik sayap kanan—menyerbu Masjid Al-Aqsha bersama-sama melalui Gerbang Maroko.

Dilaporkan, sejumlah besar pasukan dan polisi penjajah dikerahkan di komplek Al-Aqsha selama penyerbuan tersebut. Ketiga anggota parlemen penjajah itu menyanyikan lagu kebangsaan penjajah: ‘Hakityah’ saat mereka meninggalkan komplek Al-Aqsha melalui Chain Gate.

Direktur Masjid Al-Aqsha Syaikh Omar al-Kisawni memperingatkan dampak keputusan Netanyahu untuk mengizinkan masuknya ekstremis/teroris sayap kanan ke Masjid Al-Aqsh. Syaikh Al-Kisawni melabeli keputusan itu sebagai “tidak bertanggung jawab” dan “provokatif” terhadap perasaan umat Islam.

Setelah keputusan Perdana Menteri penjajah yang mencabut larangan sebelumnya—sejak Oktober 2015—yang tidak mengizinkan anggota Knesset Zionis untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsha, sekarang memungkinkan mereka masuk setiap tiga bulan sekali.

Knesset telah membuat dokumen yang merinci instruksi yang diminta setiap mengunjungi Masjid Al-Aqsha. Dokumen itu menyatakan bahwa setiap anggota Knesset yang ingin mengunjungi Masjid Al-Aqsha harus memberi tahu pejabat keamanan parlemen 24 jam sebelum kunjungan.

Dokumen itu juga menyebutkan bahwa anggota Knesset Yahudi hanya dapat masuk melalui Gerbang Mughrabi ke dalam komplek Al-Aqsha. Dan bagi pengunjung selain Muslim harus mematuhi peraturan yang berlaku. Sementara itu, anggota Knesset Arab akan memasuki Al-Aqsha melalui Gerbang Suku.

Pada Minggu (8/7), Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan penjajah, Uri Ariel, dan anggota Knesset, Sharren Haskel dari partai Likud, menyerbu Masjid Al-Aqsha. Di komplek tersebut, Haskel menegaskan bahwa ini adalah pertama kalinya dia memiliki kesempatan untuk memasuki masjid dalam tiga tahun. Dia mengklaim bahwa ini adalah tempat yang menakutkan bagi agama Yahudi.

Dalam video di bawah ini, tiga anggota Knesset terlihat menyanyikan lagu kebangsaan penjajah Zionis berjudul “Hakityah” saat berada di komplek Al-Aqsha:

(S)

Sumber: Maannews

Baca Juga