Iran tak Ada Rencana Hadir, Perundingan Kedua dengan AS di Pakistan Gagal Total?

SALAM-ONLINE.COM: Para pejabat Iran mengatakan bahwa mereka belum mengambil keputusan apakah hadir dalam perundingan dengan AS di Pakistan. Dikatakan, Iran sedang “mempertimbangkan secara positif” masalah tersebut, karena gencatan senjata antara kedua negara akan berakhir pada Rabu (22/4/2026), lapor ArabNews, Selasa (21/4).
“Kami tidak memiliki rencana untuk putaran negosiasi berikutnya, dan belum ada keputusan yang diambil dalam hal ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, Senin (20/4).
Jika Iran tak hadir dalam perundingan kedua di Islamabad, apakah perundingan terancam gagal total?
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada media bahwa Wakil Presiden JD Vance dan anggota delegasi lainnya sedang “dalam perjalanan” ke ibu kota Pakistan, Islamabad, tempat pembicaraan gencatan senjata terakhir berlangsung.
Setelah pembicaraan awal di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan awal bulan ini, kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata sementara yang kini berada di hari-hari terakhirnya.
“AS melakukan perilaku yang sama sekali tidak menunjukkan keseriusan dalam mengejar proses diplomatik,” tambah Bagheri. Ia menyebut blokade AS yang sedang berlangsung terhadap pelabuhan Iran dan penyitaan kapal baru-baru ini sebagai “pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata”.
Trump pun menuduh Teheran melanggar gencatan senjata—yang akan berakhir Selasa malam—dengan menembaki kapal-kapal di jalur perdagangan Selat Hormuz yang sangat penting — yang hampir sepenuhnya ditutup oleh Iran.
Tuduhan kedua belah pihak tersebut telah menimbulkan keraguan baru terhadap upaya untuk mengakhiri perang. Perang yang dimulai dengan serangan AS-“Israel” terhadap Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari. Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. (mus)