Aksi Kekerasan terhadap Muslim Myanmar Menyebar

Myanmar-polisi-myanmar-jpeg.image
Polisi Myanmar

MEIKHTILA (SALAM-ONLINE): Aksi kekerasan terhadap Muslim Myanmar disertai pembakaran masjid, menyebar, meskipun otoritas Burma telah memberlakukan undang-undang darurat dan mengerahkan tentara.

Kekerasan terbaru terjadi pada Ahad (24/3/2013) di kota-kota di selatan Meikhtila, kota yang paling parah dilanda kekerasan dan pembakaran masjid serta rumah-rumah Muslim.

Sabtu (23/3/2013), tentara Myanmar mengambil alih kontrol atas Meikhtila, sekitar 130 kilometer di utara ibukota administratif Naypyidaw.

Baca Juga

Menurut para pejabat, lebih dari 20 orang meninggal di kota itu seperti dilansir voaindonesia.

Organisasi Nasional Rohingya Arakan, sebuah kelompok HAM Muslim, Sabtu mengeluarkan pernyataan bahwa polisi dan tentara tidak berbuat apa-apa untuk mengendalikan para perusuh.

Kekerasan berawal hari Rabu (20/3/2013) ketika pertengkaran antara seorang pemilik warung Muslim dan seorang pembeli Buddha menyebar ke jalanan. Jumat, seluruh kampung, termasuk masjid-masjid, dibakar habis. (ROL), salam-online

Baca Juga