Ditegur Pemkot Mataram, Tiara Mall Akhirnya Bolehkan Karyawannya Berjilbab

Mataram-Tiara Mataram Mall-jpeg.imageMATARAM (SALAM-ONLINE): Direktur Tiara Mall Mataram Andreas Kusuma Putra akhirnya membolehkan semua karyawannya untuk berhijab setelah dia ditegur Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

“Jika ini memang kesalahan kami, kami meminta maaf atas kelalaian selama ini,” kata Andreas kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Mataram, Sabtu, seraya mengakui manajemennya lalai.

“Namun larangan secara tegas kami tidak pernah keluarkan,” katanya.

Akan tetapi, setelah melihat pengusaha-pengusaha besar di luar daerah memberikan seragam dan menggunakan pakaian standar bagi karyawannya, mereka pun mengadopsinya.

“Kami tidak mengetahui bahwa kebiasaan itu diterjemahkan karyawan sebagai sebuah larangan. Untuk itu, jika itu dianggap larangan kami meminta maaf,” ujarnya lagi.

Sebagai bentuk permintaan maafnya, mulai hari ini, dia telah membolehkan karyawannya terutama di bagian konter pakaian untuk berhijab.

Baca Juga

Untuk jangka panjang, dia akan membuatkan hijab khusus bagi karyawan Muslim dengan ciri khas tersendiri demi membedakan mana karyawan Tiara Mall dan mana pengunjung.

“Jika hijabnya warna-warni dan tidak ada ciri khas, kita kan bisa malu nanti jika ada pengunjung yang salah bertanya atau meminta pelayanan dari karyawan kami,” tuturnya.

Sumber: Antara

salam-online

Baca Juga