Bioskop di Saudi Resmi Beroperasi

Arab Saudi mengakhiri larangan lebih dari tiga dekade keberadaan bioskop dengan uji coba film superhero Marvel “Black Panther” di Riyadh. (Twitter)

RIYADH (SALAM-ONLINE): Arab Saudi mengakhiri larangan terhadap bioskop lebih dari tiga dekade di negara itu. Rabu (18/4/2018) malam uji penayangan film superhero Marvel “Black Panther” di Riyadh menandai mulai beroperasinya bioskop secara resmi di negara tersebut setelah lebih dari 30 tahun dilarang.

Dana Investasi Publik (PIF) mengumumkan awal bulan ini bahwa Perusahaan Pengembangan dan Investasi Entertainment telah menandatangani perjanjian dengan raksasa AS AMC Entertainment untuk mengelola bioskopnya di Arab Saudi.

AMC diperkirakan akan membuka 40 bioskop di 15 kota Saudi selama lima tahun ke depan. Dan sebanyak 50 hingga 100 bioskop di 25 kota di seluruh Kerajaan pada 2030, kata Kementerian Kebudayaan dan Informasi.

BACA JUGA: SETELAH 35 TAHUN DILARANG, MULAI 18 APRIL INI SAUDI IZINKAN KEMBALI BIOSKOP BEROPERASI

Komisi Umum Saudi untuk Media Audiovisual telah mengundang media lokal dan internasional untuk berpartisipasi dalam meliput acara tersebut.

Pengawas sektor sinema di Arab Saudi, Badr Al-Zahrani, seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu (18/4/2018), mengatakan, komisi telah bekerja keras selama beberapa bulan terakhir untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemkot dan pedesaan serta bea cukai dan pertahanan sipil untuk mengatur masuknya investor ke pasar.

Al-Zahrani menunjukkan bahwa ada ruang yang tersedia di komplek komersial yang dapat diubah menjadi bioskop setelah persyaratan terpenuhi.

Pengembangan sektor hiburan di Arab Saudi adalah salah satu tujuan utama dari Visi 2030 Saudi dari Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS).

MBS disebut akan mengatur Kerajaan menjauh dari ketergantungannya pada pendapatan minyak dengan memperluas sektor industri, termasuk industri hiburan di negara tersebut. (S)

Sumber: Middle East Monitor

Baca Juga