Jerman Dukung Serangan Bersama AS ke Suriah

انغيلا ميركل Angela Merkel

SALAM-ONLINE: Selain Turki yang menyambut baik upaya serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis ke markas senjata kimia rezim Basyar Asad di Damaskus dan Douma, Suriah, Jerman juga bersikap serupa.

Dalam sebuah pernyataan tertulis pada Sabtu (14/4/2014), Kanselir Angela Merkel menggarisbawahi bahwa penyerangan bersama yang dilakukan oleh AS, Inggris dan Prancis secara khusus bertujuan untuk menghancurkan kemampuan senjata kimia yang digunakan rezim Suriah. Serangan itu juga, kata Merkel, bermaksud menghalangi penggunaan lebih lanjut senjata terlarang semacam itu.

“Kami mendukung langkah itu oleh sekutu kami Amerika, Inggris dan Prancis, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, dengan asumsi tanggung jawab pada cara ini,” katanya seperti dikutip kantor berita Anadolu Agency, Sabtu (14/4).

“Operasi militer tepat diperlukan untuk menegakkan larangan internasional pada senjata kimia dan memperingatkan rezim Suriah terhadap pelanggaran lebih lanjut,” ungkapnya.

The White Helmets, sebuah badan pertahanan sipil yang selama ini bekerja untuk kemanusiaan di Suriah, menyalahkan rezim Asad atas serangan kimia Sabtu (7/4) malam lalu di Douma, Ghouta Timur, yang telah membunuh 85 warga sipil dan melukai ratusan lainnya.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat (13/4)  malam, mengumumkan perintahnya untuk melancarkan serangan udara ke Suriah “dengan sasaran ke lokasi senjata kimia”. Serangan AS dilancarkan bersama sekutunya, Inggris dan Prancis.

Serangan awal, pada Sabtu (14/4) dilakukan sebagai respons atas dugaan serangan senjata kimia di bekas markas oposisi, Douma, Ghouta Timur, Sabtu (7/4) lalu. (MNM/Salam-Online)

Sumber: Anadolu Agency

Baca Juga