Inggris Kritik Langkah ‘Israel’ Cabut Visa Perwakilan Australia di Palestina
SALAM-ONLINE.COM: Inggris mengkritik langkah kontraproduktif “Israel’ untuk mencabut visa perwakilan Australia di Palestina.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan keputusan tersebut hanya akan menutup ruang dialog dan diplomasi, yang penting untuk mencapai solusi jangka panjang bagi Palestina (yang dijajah) dan “Israel” (penjajah).
“Bersama sekutu kami, termasuk Australia, kami sedang mengupayakan kerangka kerja perdamaian untuk masa depan di Gaza…,” kata juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan yang dilansir Anadolu, Rabu (20/8/2025).
“Langkah pertama harus berupa gencatan senjata segera, pembebasan semua sandera, dan peningkatan bantuan.”
Penjajah “Israel” mencabut visa perwakilan Australia di Otoritas Palestina, dengan dalih rencana negara Kangguru itu untuk mengakui negara Palestina dan sebagai balasan penolakan Australia untuk memberikan visa kepada seorang pejabat “Israel”.
Menteri Luar Negeri penjajah Gideon Sa’ar mengatakan pada Senin (18/8) bahwa keputusan tersebut dibuat menyusul pembatalan visa politisi sayap kanan ekstrem “Israel”, Simcha Rothman, oleh pemerintah Perdana Menteri Anthony Albanese. (ib)
