Sebuah Propaganda dari Pangkalan Udara Rusia Berupaya Pecah Belah Oposisi Suriah

Rusia-Propaganda dari pangkalan udara RusiaSALAM-ONLINE: Sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku, Rusia dan rezim Basyar Asad mulai mejalankan rencana baru. Mereka berupaya untuk menciptakan masalah dalam revolusi Suriah dengan memecah belah internal pejuang atau di antara pemimpin faksi militer oposisi.

Beberapa hari yang lalu, pangkalan udara Rusia, Hemeimeem, diberitakan menjadi tuan rumah pertemuan kelompok “oposisi nasional”. Jika info itu benar, ini adalah yang pertama bagi para pemimpin yang disebut berasal dari kelompok “oposisi nasional” tersebut bertemu dengan “sang musuh”.

Dikabarkan, hadir dalam pertemuan tersebut orang-orang “religius” yang dikenal sebagai perantara pembicaraan gencatan senjata dan rekonsiliasi di banyak tempat, terutama di selatan Damaskus.

Propaganda yang Rusia dan beberapa media massa Arab rilis, lansir Orient News, Rabu (9/3), adalah sangat berbahaya, karena mereka menyebarkan berita bahwa para pemimpin dari “oposisi bersenjata Suriah” menghadiri pertemuan di Hemeimeem. Ini adalah upaya untuk memecah oposisi melalui koordinasi antara beberapa faksi oposisi dan Rusia.

Tentu saja tidak ada nama atau foto dari para “pemimpin” yang dirilis oleh media Rusia itu.

Baca Juga

Dua hari setelah berita pertemuan itu, kantor berita Rusia, Sputnik, melaporkan seorang pejabat tinggi Rusia di Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa negara beruang merah itu siap melindungi setiap pemimpin yang telah menandatangani perjanjian gencatan senjata.

Sputnik juga melaporkan 35 faksi menandatangani perjanjian dan bahwa ada koordinasi dengan 4 pemimpin faksi-faksi oposisi di Damaskus, Daraa dan Hama.

Rezim Asad dan Rusia berusaha menyebarkan berita bahwa mereka berperan sebagai pendukung gencatan senjata dan proses perdamaian, sementara pada saat yang sama seluruh dunia menyaksikan pembantaian oleh Rusia dan tembakan artileri Asad yang membunuh lebih banyak warga sipil Suriah. (EZ/salam-online)

Sumber: Orient News

Baca Juga