Aksi Bebaskan Baitul Maqdis, Seluruh Elemen Bangsa Diminta Putihkan Monas

Konferensi Pers Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, Senin (7/5/2018). (Foto: MNM/Salam-Online)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Terkait Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis yang akan digelar pada Jum’at (11/5/2018) nanti, dalam rangka menolak rencana Prsiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Kota Al-Quds (Yerusalem), panitia mengimbau elemen bangsa agar turut serta.

Ketua Panitia Syaifuddin A Syuhada, mengajak umat Islam Indonesia untuk memperkokoh ukhuwah dan berada di bawah bimbingan ulama agar tujuan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kembalinya Masjid Al-Aqsha ke pangkuan kaum Muslimin itu tercapai.

Dalam aksi yang akan digelar di Lapangan Silang Monas tersebut, Syuhada juga mengimbau massa yang hadir, untuk tidak menggunakan atribut politik apapun. Massa hanya diperbolehkan membawa bendera Indonesia dan Palestina.

“Tidak membawa bendera kecuali bendera Indonesia dan Palestina… tidak menggunakan atribut politik praktis,” pinta Syuhada dalam jumpa pers di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (7/5).

Baca Juga

Syuhada juga menyarankan massa yang hadir untuk menggunakan pakaian serba putih dan membawa atribut ke-Palestina-an seperti kaus, syal dan sejenisnya.

Aksi yang yang diperkirakan akan dihadiri setidaknya 1 juta massa itu, menurut Syuhada, adalah sebagai sikap rakyat Indonesia dalam menekan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB agar tegas menolak rencana Trump tersebut.

Syuhada menyatakan, aksi itu juga menuntut Pemerintah RI untuk menggunakan haknya dalam menekan OKI dan PBB agar melawan keputusan Trump, sebagaimana telah dijanjikan sebelumnya melalui Kementerian Luar Negeri.

“Sebagaimana janji pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri selama ini bahwa Palestina berada di jantung hati kebijakan luar negeri Indonesia,” ungkap Syuhada. (MNM/Salam-Online)

Baca Juga