Bom Meledak di Masjid Homs Suriah
SALAM-ONLINE.COM: Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan, sedikitnya delapan orang meregang nyawa dan 18 lainnya luka-luka dalam ledakan di sebuah masjid di kota Homs, Suriah tengah, saat shalat Jumat.
Dilansir Kantor Berita Suriah, SANA, Sabtu (27/12/2025), Najeeb Al-Naasan, direktur layanan darurat dan ambulans di Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa “jumlah korban belum final dan kemungkinan akan bertambah.”
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa “aksi terorisme” itu menargetkan Masjid Imam Ali ibn Abi Thalib di Jalan Al-Khodari kawasan Wadi al-Dhahab.
Unit keamanan segera dikirim ke lokasi dan memberlakukan pengamanan di sekitar area tersebut.
Tim khusus telah mulai menyelidiki serangan tersebut dan mengumpulkan bukti untuk mengidentifikasi dan mengejar para pelaku.
Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Para korban dibawa ke Rumah Sakit Karam al-Louz di Homs.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa unit keamanan internal segera dikerahkan ke lokasi dan membentuk barisan keamanan di sekitar masjid, sementara pihak berwenang terkait meluncurkan penyelidikan dan mulai mengumpulkan bukti untuk melacak mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kriminal tersebut.
Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada SANA bahwa penyelidikan awal menunjukkan ledakan itu disebabkan oleh alat peledak yang ditanam di dalam masjid dan dikendalikan dari jarak jauh.
Pemerintahan Suriah yang baru sedang berupaya memperketat kondisi keamanan di seluruh negeri dan mengejar sisa-sisa rezim sebelumnya yang dituduh memicu kerusuhan keamanan.
Basyar Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia, mengakhiri rezim Partai Ba’ath, yang telah berkuasa sejak 1963. Pemerintahan transisi baru yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa dibentuk pada Januari 2025 lalu. (af)

