Pakar: Kesepakatan Makkah Perkuat Militer Arab Saudi Melalui Kerja Sama dengan Turki

Baykar Bayraktar TB3, pesawat tempur tak berawak (UCAV) atau drone berbasis kapal induk Turki yang mampu mendarat dan lepas landas jarak pendek, diproduksi oleh Baykar (Turki) saat di pamerkan di pameran industri pertahanan internasional Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025). (Foto: CNBCIndonesia/Muhammad Sabki)

SALAM-ONLINE.COM: Kesepakatan Pertahanan Bersama antara Turki, Arab Saudi dan Pakistan di Makkah bulan lalu dapat memberikan kemampuan tambahan militer bagi Arab Saudi melalui kerja sama dengan Turki, demikian disampaikan oleh Rob Geist Pinfold, pakar Pertahanan & keamanan internasional di King’s College London, kepada Al Jazeera.

Dilansir Al Jazeera, Senin (21/9/2026), menurut Pinfold, Turki dapat menawarkan jenis-jenis kemampuan yang paling dibutuhkan Riyadh saat ini, yaitu dukungan teknis untuk pertahanan udara dan rudal, pesawat nirawak (drone) dan peperangan elektronik, intelijen dan logistik, serta potensi kerja sama angkatan laut yang lebih luas di Laut Merah.

Kendaraan Tempur lapis Baja ZMA X buatan perusahaan pertahanan Turki Aselsan. (Anadolu)
Baca Juga

“Meskipun perjanjian tersebut belum teruji dan rincian diskusi antarsekutu masih belum jelas, Riyadh tetap lebih memilih solusi diplomasi terhadap eskalasi ini,” ujar Pinfold.

Menurutnya, perjanjian itu dapat mulai diimplementasikan melalui paket dukungan perlindungan dan teknis yang menunjukkan bahwa pakta Pertahanan Bersama tersebut memiliki substansi nyata.

Pinfold berpendapat bahwa Ankara dapat menjalankan peran tersebut tanpa harus segera “terseret ke dalam perang regional lainnya”. (is)

Baca Juga