Tutup Akses Jalan Menuju Desa di Tepi Barat, Militer ‘Israel’ Isolasi 47 Keluarga Palestina
SALAM-ONLINE.COM: Militer “Israel” telah menutup satu-satunya akses jalan menuju Khirbet Ras al-Ahmar, sebuah desa kecil Palestina di sebelah tenggara Tubas, Tepi Barat bagian utara. Penutupan akses jalan itu mengakibatkan 47 keluarga Palestina terisolasi total, lapor Anadolu, Sabtu (19/9/2026).
“Penutupan ini terjadi setelah lebih dari dua bulan ditutupnya seluruh jalan yang menuju desa tersebut,” ujar Thaer Basharat, seorang warga setempat kepada Anadolu, Sabtu.
Basharat mengatakan bahwa blokade tersebut telah berlangsung semakin ketat selama sekitar tiga tahun, namun mencapai tahap kritis lima hari yang lalu ketika militer “Israel” menggali parit yang memutus satu-satunya jalur tersisa menuju desa—jalur yang sebelumnya hanya dapat dilalui oleh hewan ternak dan traktor pertanian.
Ia menyebut desa itu kini telah berubah menjadi “sangkar” yang dikelilingi oleh parit, tembok, dan zona militer.
“Sebanyak 47 keluarga di desa ini bergantung pada peternakan, dan kini mereka tidak dapat mendatangkan kebutuhan pokok maupun pakan ternak domba,” tambahnya.
Basharat mengungkapkan bahwa sekitar 360.000 dunam (360.000.000 meter persegi) lahan sebelumnya digunakan sebagai area penggembalaan bagi para petani desa. Namun 90 persen dari lahan tersebut telah disita atau dinyatakan sebagai area terlarang, sehingga para petani menghadapi situasi yang sulit.
“Tekanan ‘Israel’ ini bertujuan untuk memaksa seluruh warga meninggalkan desa tersebut,” ujarnya.
Serangan oleh militer “Israel” dan pihak pendudukan terhadap warga Palestina serta properti mereka di Tepi Barat telah meningkat sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023. “Israel” telah menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak perang Timur Tengah tahun 1967. (is)
