Protes Meledak di Sudan karena Masalah Ekonomi

Protes meledak di Sudan karena tingkat inflasi yang melonjak tinggi dan kurangnya pasokan roti.KHARTOUM (SALAM-ONLINE): Demonstrasi berlanjut di Sudan. Hari ini, Sabtu (22/12/2018) adalah hari keempat. Di tengah memburuknya kondisi ekonomi di negara itu.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Pulau Aba dan Er-Rahad di Sudan utara dan di kota selatan Berber, kata penduduk setempat, Anadolu Agency (AA) melaporkan, Sabtu (22/12).

Saksi mata mengatakan, demonstran di Er-Rahad membakar kantor pusat Partai Kongres Nasional yang memerintah.

Di Pulau Aba, aksi protes meletus setelah pemakaman seorang warga negara yang terbunuh dalam unjuk rasa Jumat (21/12) kemarin. Demonstrasi digelar akibat meningkatnya inflasi dan kurangnya pasokan roti.

Pulau Aba adalah benteng utama kelompok Ansar yang dipimpin oleh pemimpin oposisi terkemuka, Sadiq al-Mahdi.

Pihak berwenang Sudan mengatakan setidaknya delapan orang tewas dalam aksi protes Jumat kemarin.

Otoritas Sudan mengumumkan, Jumat, keadaan darurat dan jam malam di beberapa provinsi terkait unjuk rasa tersebut. (mus)

Sumber: AA

Baca Juga