Kriteria Buah yang Sehat untuk Sarapan

JAKARTA (salam-online.com): Sarapan pagi merupakan sinyal tubuh untuk mengaktifkan proses metabolisme dari keadaan istirahat menjadi keadaan aktif. Maka sarapan sebaiknya mengandung protein, karbohidrat dan lemak yang cukup. Sarapan buah yang sehat dapat memberikan asupan serat, fitonutrien penting, antioksidan dan juga karbohidrat.

Jangan menggunakan sembarang buah untuk sarapan. Buah yang dikonsumsi untuk sarapan sebaiknya memenuhi kriteria seperti  dilansir Lifestrong, Selasa (29/5/2012) di bawah ini:

1. Kaya Kandungan Anthocyanin
Buah-buahan yang sangat berwarna seperti blueberry, blackberry, raspberry, ceri, cranberry, anggur merah dan stroberi kaya akan pigmen tanaman yang disebut anthocyanin. Penelitian tahun 1997 menganalisis sifat antioksidan kuat dari 14 anthocyanin yang ditemukan dalam buah.

Temuan menunjukkan bahwa anthocyanin dapat memperbaiki gangguan penglihatan, penyakit pembuluh darah dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat bahan kimia dan radiasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa anthocyanin dapat berfungsi sebagai anti radang dan menurunkan risiko kanker.

2. Kaya Kandungan Karotenoid
Karotenoid adalah jenis pigmen lain pada tanaman yang penting bagi manusia. Karotenoid terkandung dalam buah-buahan berwarna kuning, oranye dan merah seperti jeruk, jeruk keprok, jeruk, melon, semangka, aprikot, peach, tomat dan mangga. Ada lebih dari 600 jenis karotenoid, tapi yang paling sering ditemukan dalam makanan adalah alpha-carotene, beta-karoten, beta-cryptoxanthin, lycopene, lutein dan zeaxanthin.

Karotenoid melindungi tubuh dari gangguan penglihatan seperti katarak dan degenerasi macular, juga dapat meningkatkan kesehatan paru-paru dan menurunkan risiko kanker atau penyakit jantung dan pembuluh darah.

Baca Juga

3. Kaya Serat
Serat penting agar sistem pencernaan dapat bekerja optimal. Serat juga membantu mencegah diabetes serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Wanita sebaiknya mengonsumsi 21 – 25 gram serat per hari dan pria 30 – 38 gram sehari. Contoh buah kaya serat antara lain raspberry, blackberry, alpukat, pir, apel, blueberry, kurma, stroberi, pisang, plum dan kismis.

4. Rendah Indeks Glikemik
Buah dengan kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah dan insulin sehingga memicu diabetes. Makanlah buah dengan indeks glikemik yang rendah, yaitu yang berada pada peringkat 55 ke bawah seperti ceri, jeruk, aprikot kering, apel, pir, plum, persik, jeruk dan anggur.

Buah kiwi dan pisang berada pada peringkat paling mepet dalam daftar aman, yaitu menempati peringkat indeks glisemik 53 dan 54. Buah dengan kandungan indeks glikemik sedang contohnya mangga, aprikot segar, kismis dan nanas. Semangka memiliki indeks glikemik tinggi, yaitu peringkat 72.

5. Hindari Buah Kering dan Jus
Buah kering dan jus buah lebih tinggi kandungan kalorinya dibandingkan buah segar. Selain itu, jus buah memiliki kandungan serat yang lebih sedikit dibanding buah kering atau segar. Jangan tambahkan gula ke dalam minuman jika tetap ingin menikmati jus buah.

Sumber: detikhealth (29/5/2012)

Baca Juga